ágætis byrjun er góður endir, good beginning is a good ending

Beberapa alasan mengapa Spanyol kalah melawan Swiss

Pada Perhelatan Piala Dunia kemarin, dunia dikejutkan oleh Swiss, yang mengalahkan unggulan juara, Spanyol dengan skor 1-0. Mengapa Spanyol, yang merupakan juara Eropa dan memiliki pemain-pemain yang hebat, kalah dari Swiss? Ini adalah beberapa faktor yang membuat Spanyol bisa kalah dari Swiss:

1. Susunan starting line-up

Pada starting line-up Spanyol, pelatih Vicente del Bosque membuat kejutan dengan menempatkan David Villa sebagai striker tunggal, serta mencadangkan Torres dan Fabregas. Mungkin hal itu karena memang kedua pemain tersebut baru sembuh dari cedera, namun hal itu akhirnya sangat mempengaruhi permainan Spanyol. Villa yang diplot sebagai striker tunggal kesulitan melewati hadangan bek-bek Swiss yang menampilkan taktik bertahan.

2. Menguasai bola, tapi finishing 0

Dalam pertandingan itu, Spanyol menguasai bola hampir 70 %, namun tidak mampu mencetak 1 golpun. Terlihat jelas Spanyol memang memainkan permainan cantik di lini tengah, namun untuk finishing ke gawangnya, benar-benar buruk. Selain faktor pertahanan Swiss yang ketat, memasang Striker tunggal juga membuat kreatifitas mencetak gol Spanyol kurang.

3. Pergantian pemain tidak efektif

Setelah kebobolan, Spanyol mengganti pemainnya, Sergio Busquets dan David Silva dengan Jesus Navas dan Torres. Penampilan keduanya tak efektif, baik Torres maupun Navas. Mungkin seharusnya Fabregas diturunkan saat itu, sehingga umpan-umpan datar yang biasa dilakukan Spanyol berjalan lebih efektif dibanding melakukan crossing-crossing panjang, karena Torres dan Villa bukan seorang striker yang beripe target man.

4. Bek-bek Spanyol kurang disiplin

Duet bek tengah Spanyol, Puyol dan Pique kirang disiplin menjaga daerahnya, terlihat dari gol pertama dan peluang dari pemain Swiss yang membentur tiang gawang. Terlihat pemain Swiss bisa leluasa bergerak, dan di peluang kedua Swiss bek Spanyol benar-benar tidak berkutik menghadang serangan Swiss, dan untung hanya membentur tiang gawang. Bek sayap Spanyol juga terlalu lama menyerang, sehingga serangan balik Swiss pasti memanfaatkan kekosongan itu.

5. Permainan disiplin Swiss

Permainan Swiss benar-benar disiplin dalam bertahan, mirip strategi Jose Mourinho ketika menukangi Inter Milan. Mereka bertahan sekuat mungkin, dan menyerang balik secepat mungkin. Kesalahan terbesar Spanyol adalah saat menyerang, mereka terlalu asik menyerang karena terpancing untuk melewati pertahanan Swiss, itulah yang membuat serangan balik Swiss begitu efektif, karena membuat pertahanan Spanyol hanya bertumpu pada 2 bek tengah.

Tapi, ini baru matchday 1 Piala Dunia, dan masih ada kesempatan bagi Spanyol untuk menunjukkan kemampuan asli mereka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s