ágætis byrjun er góður endir, good beginning is a good ending

Posts tagged “alat musik

Waiting Them Fallen: WTF EP

Yeah, album pertama proyek Waiting Them Fallen berhasil keluar 😎 setelah seminggu mencoba menyempurnakan teknik Fruit Loops, akhirnya 3 lagu berhasil diselesaikan + 1 materi experimental gitar ngasal yang direkam secara live

Ya, secara keseluruhan album ini masih experimental, masih banyak kekurangan di sana-sini, banyak juga tempo yang aneh :P, experimental solo gitar yang tak karuan, dsb… Tapi itulah musik, tak kenal batasan. Jadi, silakan mendownload EP pertama Waiting Them Fallen ini dan mengikuti segala kegilaan yang ada 😛

Tracklist
1. Good Start Awkward Ending

2. I’m Waiting You For The Second Time

3. Three Days Of Boredom

4. Experimental Freestyle Improvisational (Including “Laws Of Ijfe” and “Labil”)

Download Here!:

Mediafire: http://www.mediafire.com/?7hcwjyy6iy2wr3c

Iklan

Music Sampler v 0.1

Berawal dari keingintahuan teman saya tentang musik-musik progressive, maka saya luangkan sedikit waktu membuat sampler musik-musik progressive, dari era 70-an hingga musik progressive modern. Buat yang ingin mendengarnya, boleh juga download filenya sebesar 154 MB. Mungkin berikutnya akan ada sample yang lebih progressive lagi.

Tracklist:

1. Shine On You Crazy Diamond-Pink Floyd

2. Money-Pink Floyd

3. 21st Century Schizoid Man-King Crimson

4. The Court Of The Crimson King-King Crimson

5. These Walls-Dream Theater

6. The Spirit Carries On-Dream Theater

7. Forty Six & 2-Tool

8. Lateralus-Tool

9. Aqualung-Jethro Tull

10. Thick As A Brick (Radio Edit)-Jethro Tull

11. Fear Of A Blank Planet-Porcupine Tree

12. Way Out Of Here-Porcupine Tree

13. YYZ-Rush14. 2112(Overture-Temples of Styrnx)-Rush

15. Goliath-The Mars Volta

16. L ‘Via L ‘Viaquez-The Mars Volta

Download:
http://www.mediafire.com/?8vfdugms9dtocxa


Post-Rock

Akhir-akhir ini, untuk melepas rasa lelah karena mengurus kepanitiaan, dan merenungi nasib yang tak kunjung dapat pacar (?) saya mulai menyukai lagu-lagu bergenre post-rock untuk menemani kegalauan saya saat ini, dan meninggalkan lagu-lagu galau barat dan dalam negeri yang biasanya menemani saya di saat galau.

Mungkin akan ada yang bertanya, genre seperti apakah post-rock? Ya, memang genre ini masih jauh dari dunia mainstream dan tidak banyak orang yang mendengarnya. Post-rock adalah genre yang berbeda dengan rock, tapi lagu-lagunya dimainkan dengan instrumen musik rock macam gitar, bas, dan drum namun harmoni, musik, dan suara yang dihasilkan tidak seperti lagu-lagu rock pada umumnya.

Do Make Say Think

Mogwai, pencetus post-rock modern

Sigur Ros

Rata-rata lagu post-rock mengutamakan pada harmoni instrumen musiknya daripada vokal, oleh karena itu kebanyakan band post-rock adalah band instrumental. Sound post-rock juga mengkombinasikan genre-genre lainnya, seperti ambient, jazz, dan electronica, sehingga menghasilkan sound-sound yang berbeda dan kadang minimalis.

Istilah Post-rock pertama kali digunakan untuk mendeskripsikan band Tortoise dan Bark Psychosis, namun sejak era 60-an, musik-musik yang mirip dengan post-rock sudah ada, seperti yang ditunjukkan The Velvet Underground, band-band Krautrock, dan Public Image Ltd. di tahun 70-an. Post-rock yang sesungguhnya di era 90-an memilki sound yang berbeda dengan post-rock yang populer sekarang ini. Band post-rock generasi pertama seperti Tortoise, Talk Talk, dan Bark Psychosis memasukkan genre-genre musik lain seperti yang disebutkan diatas. Namun Mogwai, band instrumental rock juga disebut post-rock oleh media. Musik Mogwai yang mempunyai konsep quiet/loud sound, pola lagu yang unkonvensional (tidak verse-chorus-verse), menjadi dasar bagi band-band post rock modern sekarang ini. Sekarang ini, band post-rock yang cukup populer adalah Sigur Ros, Mogwai, Godspeed You! Black Emperor, Mono, Explosions In The Sky, dan Do Make Say Think.

 

 


Lagu dengan durasi terlama di dunia

Longplayer, adalah sebuah gubahan musik karya Jim Finer yang aslinya memiliki durasi 20 menit 20 detik. Dengan bantuan algoritma komputer, gubahan musik ini diberi variasi hingga lagunya bisa dimainkan hingga 1000 tahun tanpa berhenti!

Longplayer pertama kali… (lebih…)


Theremin, alat musik yang tak perlu disentuh untuk dimainkan

Theremin adalah sebuah alat musik elektronik kuno, yang ditemukan pada tahun 1919, dan masih dipakai hingga kini.

Diantara semua alat musik, Theremin ini cukup unik, karena untuk memainkannya tidak diperlukan kontak fisik secara langsung oleh pemainnya, jadi pemain Theremin cukup melambaikan tangannya diatas Theremin. Begini cara orang memainkan Theremin:

meski tanpa sentuhan, bunyi yang dihasilkan Theremin cukup unik:

dalam video itu bisa dilihat, bahwa pemain Theremin hanya menggerakkan tangannya untuk membuat bunyi dari Theremin. Bagaimana cara kerjanya? Ini penjelasannya:

Secara simpel, prinsip kerja Theremin adalah melalui frekuensi radio yang dihasilkan oleh antena pada Theremin dan kapasitor variabel yang menghasilkan frekuensi itu. Pada Theremin terdapat 2 frekuensi, dimana yang satu untuk mengatur pitch atau untuk memainkan nadanya, dan yang satu untuk mengatur volume. Gerakan tangan di dekat antena yang mengatur  frekuensi mengubah sirkuit-sirkuit pada Theremin, yang kemudian mengontrol sinyal suara untuk disalurkan ke speaker. Cara kerjanya mirip dengan metal detector dan remote TV, yang dimana sinyal ke TVnya akan terganggu jika ada penghalang di jalur sinyal tersebut, jika bingung dengan penjelasan diatas, prinsip Theremin ini seperti prinsip remote TV. Sedangkan badan pemain menjadi jalur elektrostatis dengan tanah.

Cara kerjanya cukup rumit, dan mengingat alat musik ini dibuat pada tahun 1919, hal ini cukup menakjubkan di kala itu. Theremin banyak digunakan di film-film lama, dan kadang juga untuk orkestra maupun untuk lagu-lagu komersial.

Sebagai penutup: